Unduh aplikasi dan kelola eSIM dengan mudah

Unduh di

App Store

Dapatkan di

Google Play

roafly

Buat pesanan Anda dengan cepat

Lihat rincian eSIM Anda

Lacak sisa data secara real-time

Roafly logo

Negara Popular

TurkiAmerika SerikatItaliaKosta RikaJepangRepublik DominikaMarokoMesirThailandIndonesiaSwissInggrisJermanSpanyolTiongkokAfrika SelatanYunaniPrancisMeksikoPeru

Pelajari lebih lanjut

Tentang kamiHubungi kamiBantuanPerangkat yang kompatibelPengaturan eSIMBlogKalkulator Data PerjalananUnduh aplikasiProgram Loyalitas
Kebijakan Privasi
Syarat & Ketentuan
Kebijakan Pengembalian Dana

© 2024-2026 Roafly. All rights reserved.

payment methods
Roafly logo
DestinasiBantuanUnduh aplikasi
Masuk

Roafly

eSIM Saya

Semua artikel

Pembaruan Gempa Kumamoto 28 Juli: Bandara dan Kereta Api Kyushu

Gempa bumi kuat melanda Prefektur Kumamoto di pulau Kyushu, Jepang, pada 28 Juli, mengganggu penerbangan, layanan kereta api, dan transportasi lokal. Wisatawan yang saat ini berada di Kumamoto, Aso, Yatsushiro, dan wilayah terdekat di Kyushu bagian tengah harus mengikuti instruksi setempat, menghindari area yang rusak, dan memastikan setiap bagian perjalanan mereka sebelum bergerak.

author

Ethan Brooks

28 Jul 2026

Pembaruan Gempa Kumamoto 28 Juli: Bandara dan Kereta Api Kyushu

Lompat ke bagian

👇

Solusi dalam artikel

  • Apa yang terjadi di Kumamoto pada 28 Juli?
  • Bagian mana dari Jepang yang terdampak?
  • Apakah Bandara Kumamoto buka?
  • Apakah kereta di Kyushu beroperasi?
  • Apa yang harus dilakukan wisatawan di Kumamoto sekarang?
  • Haruskah wisatawan membatalkan perjalanan mendatang ke Kyushu?
  • Tetap terhubung selama gangguan

Wisatawan yang mengunjungi Tokyo, Kyoto, atau Osaka sebaiknya tidak berasumsi bahwa seluruh Jepang terdampak. Gangguan paling serius yang dilaporkan terkonsentrasi di Prefektur Kumamoto dan wilayah sekitarnya di Kyushu.

Apa yang terjadi di Kumamoto pada 28 Juli?

Gempa bumi mengguncang Prefektur Kumamoto pada sore hari tanggal 28 Juli. Laporan awal mencatat magnitudonya 7,1, meskipun pengukuran gempa dapat direvisi saat otoritas Jepang menganalisis data tambahan.

Kerusakan telah dilaporkan pada bangunan, jalan, dan infrastruktur lainnya. Operasi penyelamatan masih berlangsung di sebagian wilayah prefektur, sementara gempa susulan masih mungkin terjadi. Wisatawan tidak boleh memasuki bangunan yang rusak atau mendekati area tanggap darurat, bahkan ketika sebuah jalan atau objek wisata tampak dapat diakses.

Sebuah imbauan tsunamiyang dikeluarkan setelah gempa kemudian dicabut. Wisatawan tetap harus memantau informasi terbaru dari Badan Meteorologi Jepang dan segera mengikuti instruksi evakuasi jika peringatan baru dikeluarkan. 

Bagian mana dari Jepang yang terdampak?

Wilayah utama yang terdampak adalah Prefektur Kumamoto di Kyushu tengah, khususnya komunitas di sekitar Kumamoto, Yatsushiro, dan area episentrum gempa.

Wisatawan sebaiknya mengantisipasi ketidakpastian terbesar di:

  • Kota Kumamoto dan komunitas terdekat

  • Yatsushiro dan Prefektur Kumamoto bagian selatan

  • Aso dan rute yang menghubungkan bandara dengan destinasi sekitarnya

  • Perjalanan kereta dan jalan raya melintasi Kyushu tengah

  • Objek wisata, hotel, dan tur di area yang sedang menjalani inspeksi keselamatan

Tokyo, Kyoto, dan Osaka berjarak ratusan kilometer dan bukan bagian dari area bencana langsung. Fukuoka, Kagoshima, Nagasaki, Miyazaki, dan Oita juga merupakan destinasi terpisah, tetapi layanan transportasi yang menghubungkan mereka dengan Kumamoto mungkin mengalami keterlambatan, pembatalan, atau inspeksi peralatan.

Jangan membatalkan perjalanan ke tempat lain di Jepang hanya karena gempa ini. Periksa prefektur, kota, bandara, dan jalur kereta yang tepat yang terlibat.

Apakah Bandara Kumamoto buka?

Landasan pacu di Aso Kumamoto Airport (KMJ) ditutup setelah gempa. Pemberitahuan resmi bandara menyatakan bahwa landasan pacu ditutup pada pukul 16.00 tanggal 28 Juli karena dampak gempa. Wisatawan tidak boleh pergi ke bandara sampai maskapai mereka mengonfirmasi bahwa penerbangan mereka akan beroperasi. 

Periksa pemberitahuan terbaru dari Bandara Aso Kumamoto lalu verifikasi penerbangan Anda secara langsung dengan maskapai. Pembukaan kembali bandara tidak selalu berarti setiap penerbangan yang dijadwalkan akan segera beroperasi; penempatan pesawat, ketersediaan awak, dan inspeksi terminal masih dapat memengaruhi layanan.

Penumpang yang penerbangannya dibatalkan harus bertanya kepada maskapai tentang pemesanan ulang dari Kumamoto sebelum secara mandiri mengatur perjalanan dari Fukuoka, Kagoshima, atau bandara lain. Transportasi darat ke bandara alternatif juga mungkin terganggu.

Apakah kereta di Kyushu beroperasi?

Layanan kereta cepat dan kereta lokal di Kyushu dihentikan atau terganggu setelah gempa saat operator memeriksa rel, jembatan, terowongan, dan kereta. Sebuah anjlokan juga dilaporkan di area Yatsushiro, meningkatkan kemungkinan bahwa beberapa rute akan memerlukan pemeriksaan keselamatan yang lebih lama. 

Wisatawan harus memastikan:

  • Apakah Kyushu Shinkansen beroperasi pada segmen yang tepat untuk mereka

  • Apakah bus pengganti tersedia

  • Apakah kereta yang mereka pesan telah dibatalkan

  • Apakah kereta lokal penghubung masih beroperasi

  • Apakah akses stasiun dibatasi

Jalur kereta mungkin hanya dibuka kembali sebagian. Jangan berasumsi bahwa layanan yang kembali beroperasi antara dua stasiun berarti rute penuh Fukuoka–Kumamoto–Kagoshima beroperasi normal.

Apa yang harus dilakukan wisatawan di Kumamoto sekarang?

Jauhi bangunan yang rusak, dinding yang retak, kabel listrik yang jatuh, jalan yang terblokir, serta area sungai atau pesisir yang dikenai pembatasan resmi. Gempa susulan dapat menyebabkan kerusakan tambahan pada struktur yang awalnya tampak stabil.

Simpan sepatu, identitas, obat-obatan, air, dan ponsel yang terisi daya di dekat Anda. Tanyakan kepada hotel Anda di mana area evakuasi yang ditunjuk dan apakah bangunannya telah diperiksa. Jangan gunakan lift setelah gempa susulan yang kuat kecuali staf mengonfirmasi bahwa lift aman.

Ikuti langkah-langkah berikut sebelum mencoba bepergian:

  1. Pastikan akomodasi Anda tetap buka dan dapat diakses.

  2. Periksa penerbangan atau kereta Anda dengan perusahaan operator.

  3. Tinjau pemberitahuan evakuasi lokal dan penutupan jalan.

  4. Siapkan waktu jauh lebih banyak dari biasanya.

  5. Simpan tanda terima untuk transportasi dan akomodasi pengganti.

  6. Hubungi asuransi perjalanan Anda sebelum membuat pengaturan alternatif yang mahal jika memungkinkan.

informasi keselamatan Organisasi Pariwisata Nasional Jepang mencakup panduan darurat dan akses ke Japan Visitor Hotline, yang menawarkan bantuan dalam bahasa Inggris, Mandarin, dan Korea.

Haruskah wisatawan membatalkan perjalanan mendatang ke Kyushu?

Wisatawan yang akan memasuki Prefektur Kumamoto dalam 24–72 jam ke depan sebaiknya menghubungi maskapai, hotel, dan operator kereta sebelum berangkat. Penundaan mungkin masuk akal ketika rencana perjalanan bergantung pada Bandara Kumamoto, layanan kereta di Kyushu tengah, atau akomodasi di dalam area yang sedang menjalani inspeksi darurat.

Perjalanan ke bagian lain Jepang tidak otomatis perlu dibatalkan. Bahkan di dalam Kyushu, kondisi dapat sangat berbeda menurut prefektur dan koridor transportasi.

Buat keputusan berdasarkan status tujuan Anda yang tepat, bukan berdasarkan klaim media sosial yang luas bahwa “Jepang ditutup” atau bahwa seluruh Kyushu tidak aman.

Tetap terhubung selama gangguan

Gangguan pada jaringan seluler dan listrik dapat memengaruhi beberapa bagian zona gempa. Simpan detail hotel, tiket, peta, kontak darurat, dan dokumen asuransi secara offline. Baterai portabel berguna, tetapi hemat daya dan jangan bergantung pada satu aplikasi navigasi atau pesan saja.

Wisatawan yang bersiap ke Jepang dapat mempertimbangkan untuk mengatur eSIM Jepang sebelum kedatangan agar dapat mengakses pembaruan maskapai, kereta, dan darurat setelah mendarat. eSIM tidak menjamin layanan selama gangguan jaringan atau listrik, jadi salinan offline dari informasi penting tetap diperlukan.

Artikel ini akan diperbarui ketika Bandara Kumamoto, operator kereta Kyushu, dan otoritas Jepang mengonfirmasi perubahan operasional lebih lanjut.