Keduanya aman, bersih, dan futuristik. Keduanya berubah menjadi nuansa merah muda yang spektakuler dengan bunga sakura (Sakura) di akhir Maret. Namun, mereka menawarkan pengalaman yang sangat berbeda.
Jadi, untuk perjalanan besar Anda di 2026, apakah Anda memilih kesempurnaan sopan Tokyo atau kekacauan bercahaya neon Seoul? Atau, seperti banyak pelancong ambisius, apakah Anda mengambil penerbangan singkat untuk melakukan keduanya?
Kami telah membandingkan biaya (spoiler: Jepang lebih murah dari yang Anda pikirkan), makanan, suasana, dan—yang terpenting—tantangan konektivitas untuk membantu Anda memutuskan. Jika Anda mencari inspirasi tentang ke mana harus pergi tahun ini, kedua negara ini adalah pesaing teratas dalam daftar kami tentang Tempat Terbaik untuk Bepergian di 2026.
Putaran 1: Pemeriksaan "Suasana" (Zen vs. Energi)
Keduanya terasa sangat "Asia Timur," tetapi ritme budaya sangat bertolak belakang.

Jepang: Kesempurnaan Tenang & Tradisi
Jepang terasa seperti mesin besar yang berjalan dengan baik yang dipadukan dengan spiritualitas kuno.
-
Suasana: Bahkan di jantung Tokyo, ada rasa keteraturan. Orang-orang sangat sopan, kereta berjalan tepat waktu, dan jalanan surprisingly tenang. Ini adalah surga bagi introvert.
-
Pemandangan: Variasinya tak tertandingi. Anda memiliki kelebihan neon Akihabara, rusa yang berkeliaran di Nara, dan kuil-kuil abadi di Kyoto.
-
Budaya: Ini tentang Omotenashi (keramahan sepenuh hati). Layanan sangat baik di mana-mana, dari hotel mewah hingga toko serba ada.
Korea Selatan: Enerjik & Trendy
Korea adalah sepupu Jepang yang lebih keras, lebih kasar, dan lebih spontan.
-
Suasana: Seoul tidak tidur. Kafe buka 24/7, K-Pop menggelegar dari toko-toko, dan kehidupan malam di Hongdae atau Itaewon sangat intens. Budaya adalah "Pali-Pali" (Cepat-Cepat)—semuanya bergerak cepat.
-
Pemandangan: Ini adalah campuran gedung pencakar langit ultra-modern dan istana tradisional (desa Hanok). Namun secara unik, Korea sangat bergunung-gunung—Anda bisa benar-benar mendaki gunung di dalam batas kota Seoul.
-
Budaya: Ini terasa lebih sosial dan komunal. Makan terasa ramai, berbagi makanan adalah keharusan, dan energinya menular.
Putaran 2: Mitos Anggaran (Berita Terbaru untuk 2026)
Di sinilah kebanyakan pelancong salah. Stereotip lama adalah bahwa "Jepang sangat mahal." Itu tidak lagi benar.

Realitas Jepang: Sangat Terjangkau
Jika Anda mengunjungi Jepang 10 tahun yang lalu, ya, itu mahal. Namun, karena melemahnya Yen Jepang selama beberapa tahun terakhir, Jepang telah menjadi salah satu tujuan dengan nilai terbaik di dunia yang berkembang.
-
Makanan: Anda bisa menikmati semangkuk Ramen berkualitas tinggi atau set menu (Teishoku) seharga $6 - $9 USD. Makanan dari toko serba ada (Konbini) sangat terkenal dan harganya $3 - $5.
-
Akomodasi: Meskipun ryokan mewah harganya mahal, hotel bisnis di Tokyo bisa ditemukan dengan harga $80-$100 USD, yang sebanding dengan Eropa atau AS.
-
Putusan: Jangan biarkan harga membuat Anda takut. Uang Anda akan sangat berarti di sini pada tahun 2026.
Korea Selatan: Nilai Baik, Biaya Meningkat
Korea masih umumnya terjangkau, tetapi harga di Seoul (terutama Gangnam) telah meningkat.
-
Makanan: Makanan jalanan murah ($3-$5), tetapi makan malam BBQ Korea dengan alkohol bisa cepat mahal.
-
Transportasi: Taksi di Seoul jauh lebih murah dibandingkan di Tokyo. Ini adalah keuntungan besar jika Anda keluar larut malam setelah kereta berhenti.
Putaran 3: Kejutan "Google Maps" (Baca Ini!)
Ini adalah perbedaan teknis yang paling penting yang merusak perjalanan bagi para pelancong yang tidak siap. Konektivitas bukan hanya kemewahan di sini; itu adalah alat bertahan hidup.

Jepang: Tantangan "Labirin"
Google Maps berfungsi dengan sempurna di Jepang. Ini memberi tahu Anda dengan tepat kereta mana yang harus dinaiki, pintu keluar mana yang harus diambil, dan berapa tarifnya.
-
Masalah: Sistem Metro Tokyo adalah labirin. Stasiun Shinjuku saja memiliki lebih dari 200 pintu keluar. Anda butuh internet yang konstan untuk memeriksa rute Anda. Jika Anda kehilangan sinyal di bawah tanah, Anda akan tersesat.
-
Solusi: Anda memerlukan koneksi yang dapat diandalkan yang berfungsi di dalam kereta bawah tanah. Untuk panduan rinci tentang cara menavigasi ini, lihat artikel kami tentang Cara Mendapatkan Internet Seluler di Jepang.
Korea Selatan: "Pemadaman" Google Maps ⚠️
Peringatan: Google Maps TIDAK menyediakan petunjuk jalan kaki atau berkendara di Korea Selatan karena undang-undang keamanan pemerintah. Ini hampir tidak berguna untuk navigasi.
-
Realitas: Jika Anda mengandalkan Google Maps, Anda akan tersesat. Anda harus mengunduh aplikasi lokal seperti Naver Map atau KakaoMap.
-
Masalah: Aplikasi ini memerlukan banyak data dan memerlukan pelacakan lokasi secara real-time. Mencari kafe dengan Wi-Fi hanya untuk menemukan jalan ke hotel adalah mimpi buruk.
-
Solusi: Anda memerlukan data seluler berkecepatan tinggi sendiri untuk menjalankan Naver Map 24/7.
-
Rekomendasi: Jangan bergantung pada Wi-Fi publik. Lihat panduan kami tentang eSIM Terbaik untuk Korea Selatan untuk memastikan Anda memiliki data yang diperlukan untuk aplikasi navigasi lokal.
Putaran 4: Makanan (Penguasaan Halus vs. Pesta Sosial Berani)
Ini bukan hanya pertarungan rasa; ini adalah pertarungan filosofi bersantap. Kedua negara menawarkan beberapa makanan terbaik di planet ini, tetapi pengalamannya sangat berbeda.

Jepang: Seni Kesempurnaan
Di Jepang, fokusnya adalah pada kemurnian bahan dan penguasaan koki.
-
Ragam: Ini bukan hanya Sushi. Anda memiliki Ramen (setiap daerah memiliki gaya sendiri), Tempura, Okonomiyaki (pancake gurih), dan Daging Wagyu/Kobe yang luar biasa.
-
Budaya "Konbini": Ini adalah sorotan bagi setiap pelancong. Toko serba ada Jepang (7-Eleven, Lawson, FamilyMart) sangat terkenal. Anda bisa mendapatkan sandwich salad telur berkualitas Michelin, Onigiri (bola nasi), atau ayam goreng panas (Famichiki) dengan harga di bawah $3. Ini adalah trik anggaran terbaik.
-
Pengalaman Izakaya: Untuk malam santai, penduduk setempat pergi ke Izakaya (pub Jepang). Anda memesan piring kecil Yakitori (sate ayam) dan edamame sambil minum bir draft atau Highballs. Suasananya ramai, berasap, dan otentik.
-
Etika Bersantap: Memberi tip tidak dipraktikkan (dan bisa dianggap kasar). Selain itu, menyeruput mie sangat dianjurkan—ini menunjukkan kepada koki bahwa Anda menikmati makanan!
Korea Selatan: Ledakan Rasa & Budaya Kafe
Makanan Korea sangat intens, pedas, kaya bawang putih, dan secara sosial inheren.
-
Makan Bersama: Anda jarang makan sendirian di Korea. BBQ Korea adalah sebuah acara—Anda duduk di sekitar panggangan, memasak Samgyeopsal (perut babi) atau daging Hanwoo, membungkusnya dengan selada, bawang putih, dan saus Ssamjang. Ini disertai dengan hidangan sampingan gratis yang disebut Banchan (Kimchi, lobak acar, bayam).
-
Chimaek (Ayam & Bir): Lupakan apa yang Anda ketahui tentang ayam goreng. Ayam Goreng Korea digoreng dua kali, sangat renyah, dan dilapisi dengan saus manis dan pedas. Makan ini dengan bir ("Maekju") di tepi Sungai Han adalah sebuah tradisi.
-
Makanan Jalanan & Pasar: Tempat-tempat seperti Pasar Gwangjang di Seoul adalah surga makanan. Anda harus mencoba Tteokbokki (kue beras pedas), Hottaeok (pancake manis), dan Gimbap.
-
Kehidupan Kafe: Korea mungkin memiliki budaya kafe terbaik di dunia. Di lingkungan seperti Seongsu-dong atau Hongdae, Anda akan menemukan kafe konsep bertingkat yang menyajikan kue-kue artistik dan kopi berkualitas tinggi. Ini bukan hanya tentang kafein; ini tentang "suasana."
Putaran 5: Transportasi (Shinkansen vs. KTX)
Kedua negara memiliki transportasi umum kelas dunia, tetapi logistik (dan aplikasi yang Anda butuhkan) sangat berbeda.

Jepang: Jaringan yang Rumit
Sistem kereta Jepang tepat waktu hingga detik, tetapi bisa sangat membingungkan bagi pemula.
-
Shinkansen (Kereta Peluru): Ini cepat dan futuristik, tetapi mahal. Perjalanan pulang pergi dari Tokyo ke Kyoto biaya sekitar $200 USD.
-
Tip Pro: Sejak kenaikan harga JR Pass pada akhir 2023, membeli tiket individu seringkali lebih murah untuk rute standar.
-
Aturan Bagasi: Jika Anda memiliki "bagasi oversized" (koper besar), Anda harus memesan tempat dengan area bagasi di Shinkansen. Jika tidak, Anda akan dikenakan denda.
-
-
Labirin Subway: Tokyo memiliki beberapa operator subway (Tokyo Metro, Toei, JR Lines). Tiket untuk satu jalur tidak selalu berlaku di jalur lain. Transfer bisa melibatkan berjalan 15 menit di bawah tanah.
-
Trik: Gunakan kartu IC Suica atau Pasmo (tersedia di iPhone Apple Wallet). Anda cukup tap dan pergi di semua jalur, mesin penjual otomatis, dan bahkan toko serba ada. Untuk mengisi ulang di ponsel Anda, Anda memerlukan koneksi internet aktif. Untuk menghindari masalah koneksi di bawah tanah, lihat perbandingan kami tentang eSIM Terbaik untuk Jepang untuk menemukan penyedia yang paling dapat diandalkan.
-
-
Taksi: Taksi Jepang mahal. Pintu terbuka secara otomatis (jangan sentuh!). Untuk perjalanan yang lebih pendek, tetaplah menggunakan subway.
Korea Selatan: Cepat, Murah & Bergantung pada Aplikasi
Transportasi Korea sangat efisien dan jauh lebih murah dibandingkan Jepang.
-
KTX (Kereta Peluru): Cepat dan bersih. Perjalanan melintasi negara (Seoul ke Busan) memakan waktu 2,5 jam dan hanya biaya ~$45 USD. Ini adalah tawaran yang sangat baik dibandingkan Jepang.
-
Taksi Terjangkau: Tidak seperti Tokyo, taksi di Seoul adalah pilihan transportasi yang layak bahkan untuk pelancong dengan anggaran terbatas. Perjalanan 20 menit mungkin biaya $10-$15.
-
Aplikasi yang Anda Butuhkan: Anda tidak bisa memanggil Uber dengan mudah. Anda memerlukan aplikasi Kakao T untuk memanggil taksi. Aplikasi ini berfungsi dalam bahasa Inggris, tetapi Anda memerlukan data untuk menggunakannya.
-
-
Kartu T-Money: Ini adalah versi Korea dari kartu Suica. Anda membelinya di toko serba ada mana pun (GS25, CU), mengisinya dengan uang tunai, dan menggunakannya untuk kereta bawah tanah, bus, dan taksi di seluruh negeri.
-
Peringatan Navigasi: Seperti yang disebutkan, Google Maps tidak memberikan petunjuk jalan kaki di sini. Anda akan bergantung pada Naver Map untuk menemukan halte bus atau pintu keluar kereta bawah tanah yang tepat. Tanpa eSIM Terbaik untuk Korea Selatan, menavigasi sistem bus hampir tidak mungkin bagi mereka yang tidak berbicara bahasa Korea.
Pemeriksaan Konektivitas: Di kedua negara, sistem transportasi adalah tanpa uang tunai dan digital-first. Apakah itu mengisi ulang kartu Suica Anda di Tokyo atau memanggil Taksi Kakao di Seoul, ponsel mati berarti Anda terjebak. Pastikan Anda memiliki Roafly Asia Regional eSIM aktif saat Anda mendarat.
Butuh data di Jepang? Dapatkan eSIM!
Putaran 6: Waktu Terbaik untuk Berkunjung (Sakura & Salju)
Waktu adalah segalanya di Asia Timur.

-
Musim Semi (Sakura): Akhir Maret hingga awal April adalah musim Bunga Sakura yang terkenal di kedua negara. Ini sangat menakjubkan tetapi ramai. Jika Anda ingin menangkap jendela ajaib ini, baca panduan kami tentang Waktu Terbaik untuk Berkunjung ke Jepang untuk merencanakan tanggal Anda dengan sempurna.
-
Musim Dingin: Jika Anda suka berski, Jepang (Hokkaido) adalah kelas dunia. Korea juga memiliki resor ski yang hebat dekat Seoul. Faktanya, Jepang secara konsisten dinilai sebagai salah satu Negara Terbaik untuk Dikunjungi pada Januari 2026 bagi para penggemar olahraga musim dingin.
Solusi "Combo Trip" (Mengapa Memilih?)
Berikut adalah rahasianya: Sebagian besar pelancong jarak jauh mengunjungi keduanya. Sangat umum untuk terbang ke Tokyo, menghabiskan 10 hari di Jepang, dan kemudian terbang singkat selama 2 jam ke Seoul selama 4-5 hari.
-
Logistik: Penerbangan antara Jepang dan Korea (misalnya, Fukuoka ke Busan atau Tokyo ke Seoul) singkat dan murah. Bahkan ada feri antara Fukuoka dan Busan!
-
Masalah Konektivitas: Biasanya, Anda perlu membeli kartu SIM di Narita, lalu membuangnya dan membeli yang lain di Incheon. Ini boros dan membuat stres.
-
Solusi Roafly: Jika Anda berencana untuk mengunjungi keduanya, jangan beli paket negara tunggal. Ambil Roafly Asia Regional eSIM. Ini mencakup Jepang, Korea Selatan, China, Singapura, Thailand, dan lainnya. Satu eSIM, tanpa perlu ganti, koneksi instan di kedua negara.
Putusan: Mana yang Dipilih untuk 2026?
-
Pilih Jepang jika: Ini adalah pertama kalinya Anda di Asia, Anda menghargai pemandangan dan sejarah, Anda penggemar Anime/Game, dan Anda ingin merasakan budaya "Omotenashi" yang unik. Dan ingat, ini lebih terjangkau daripada yang Anda pikirkan!
-
Pilih Korea Selatan jika: Anda menginginkan energi tinggi, kehidupan malam yang luar biasa, makanan pedas, berbelanja produk perawatan kulit, dan petualangan perkotaan yang cepat.
Daftar Periksa Akhir untuk Pelancong Cerdas:
-
Menuju Jepang? Jangan tersesat di labirin subway. Ambil Japan eSIM.
-
Menuju Korea? Ingat Google Maps tidak akan membantu Anda. Unduh Naver Map dan dapatkan Korea eSIM.
-
Melakukan Keduanya? Hemat uang dan kerepotan dengan Asia Regional Pack.
Nikmati petualangan Asia Timur! 🌸🍣🥢


